Showing posts with label Travelling. Show all posts
Showing posts with label Travelling. Show all posts

Friday, September 30, 2016

[TRAVELLING] Pesona Pantai Gunung Kidul: Couldn't Ask for More! (Part 2/2)

Welcome back, beach lovers! Beach maniac! Beach enthusiast! :D

As I promised, aku akan melanjutkan pemaparan mengenai inner and outer beauty dari pantai-pantai di Gunung Kidul :)


Kalau kalian belum sempat melihat part 1 dari postingan ini, bisa cuss kesini --> Part 1


7. PANTAI DRINI





Lokasi :

Koordinat GPS: S8°8'17" E110°34'40" Lokasi : Desa Banjarejo - Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.
(in case kalian belum membaca part 1 postingan ini, semua data "lokasi" untuk 15 pantai ini diambil dari sini )

Kesan :
Tidak bisa tidak mengatakan bahwa pantainya soooo much beautiful :D Di pantai ini banyak yang jualan seafood juga, banyak perahu nelayan juga, sama kayak pantai Ngrenehan (lihat di part 1). Bedanya, pantai ini jauh lebih luas, ada bukit yang bisa dipanjat, dan bau udaranya ga se-amis pantai Ngrenehan. 

What I found :

1. Pantai yang luas
2. Pasir putih
3. Banyak kedai hidangan laut dan perahu nelayan
4. Ada bukit yang bisa dipanjat. Naiknya bayar, kalo ga salah sekitar 2.000-4.000.
8. PANTAI KRAKAL








Lokasi :

Koordinat GPS: S8°8'43" E110°35'59" Lokasi : Desa Ngestirejo - Kecamatan Tanjungsari,Kabupaten Gunungkidul

Kesan :

Pantainya luas banget dan cantik as I expected! Jadi ada bocoran nih, mulai dari pantai Krakal sampai pantai Ngandong itu prototipenya ga jauh beda. Lokasinya juga lebih bertetangga dibanding pantai-pantai lain. That's why, kalau kalian bingung harus memilih 2 dari 4 pantai ini, saranku mendingan kalian ke Krakal dan Ngandong aja, karena cantiknya lebih beda :)

What I found :

1. Pantai yang luaaaas
2. Pasir putih
3. Ada bukit yang bisa dinaiki, kalo ga salah bayar juga. Sekitar 2.000-4.000
4. Cukup bersih dan tampak terkelola dengan baik
5. Sangat bersebelahan dengan pantai Slili, tinggal jalan kaki doang, terus nyampe :)

9. PANTAI SLILI





Lokasi :

Koordinat GPS: S8°8'42" E110°36'10" Terletak di Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.
Kesan :

Seperti yang sudah aku jelaskan di penjelasan pantai Krakal diatas, jika kalian punya waktu terjepit tapi ingin mengunjungi semua pantai yang ada di Gunung Kidul, pantai ini termasuk daftar yang dibawah-bawah (IMHO). I mean, semua pantai disini emang bagus banget, hampir semua berpasir putih dan airnya like crystal clear. Bukan berarti pantai Slili dan pantai Sadranan ga bagus untuk dikunjungi, but ada pantai-pantai lain yang lebih worth it untuk didatangi, yang "lebih bikin kita rajin zikir" karena memuji keindahan ciptaan-Nya terus :)
What I found :

1. Pasir putih
2. Ada bukitnya juga like you see in this photo, tapi ga bisa buat dinaiki (kalo ga salah), jadi bukitnya sebagai pembatas dengan pantai disebelahnya aja.
3. Bisa ditempuh dengan berjalan kaki dari pantai Krakal


10. PANTAI SADRANAN




Lokasi :

Koordinat GPS: S8°8'44" E110°36'16" Lokasi : Desa Sidoharjo - Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.
Kesan :

Sama seperti pantai Slili.
What I found :

1. Pasir putih.
2. Pantai yang cukup luas
3. Pantai ini sama seperti pantai Krakal-Slili, kita bisa pindah ke pantai selanjutnya (pantai Ngandong) hanya dengan berjalan kaki :) Tidak ada bukit yang membatasi. Garis batas antara keduanya sejajar dengan pulau yang bisa kalian lihat di foto diatas.


11. PANTAI NGANDONG




Lokasi :
Koordinat GPS: S8°8'47" E110°36'20" Lokasi : Desa Sidoharjo - Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. 
Kesan :

Sebenarnya pantainya sama dengan yang lain (pasir putih dengan air superbening), tapi di pantai ini ada bukit yang bisa dinaiki, bayar juga naiknya (semacam sumbangan sukarela gitu kalo ga salah). Dari atas bukit ini kita bisa ngeliat sejauh mata memandang! Bukit yang ada tulisan Pantai Krakalnya pun masih bisa terlihat di puncak bukit ini. Btw foto yang ketiga itu diambil dari puncak bukitnya :)

What I found :

1. Pasir putih
2. Ada bukit yang bisa dinaiki
3. Bisa ditempuh dengan berjalan kaki dari pantai Sadranan.
12. PANTAI INDRAYANTI (PULANG SAWAL)





Lokasi :
Koordinat GPS: S8°9'2" E110°36'44" Lokasi :Desa Tepus - Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.
Kesan :

Hasil dari review beberapa orang, sebagian besar merekomendasikan pantai ini. Dan benar saja, saking direkomendasikanya, pantai ini termasuk dua dari lima belas pantai (satunya lagi pantai Baron) yang aku kunjungi yang kumpulan manusianya paling membludak :0 Jadi keindahan pantainya yang sesungguhnya jadi agak berkurang :( tapi TBH kalo kesini pas lagi ga hari libur dan sepi pasti bakal bagus banget :')


What I found :

1. Pantai yang luaas
2. Pasir putih
3. Ada bebatuan besar
4. Bukitnya ada dua yang bisa dinaiki, satu di barat, satu di timur. Dua-duanya bayar (lupa berapa, tapi ya kisaran segitu juga, 2.000-4.000). Bukit yang di timur lebih gede dari yg dibarat. Foto yang kedua itu diambil dari atas bukit yang di barat. Di bukit yang sebelah timur kita bisa langsung lihat dan bahkan turun ke pantai selanjutnya, yaituuu :

13. PANTAI TRENGGOLE


Lokasi :
Koordinat GPS: S8°9'7" E110°36'53" Lokasi : Sebelah timur/bersebelahan dengan pantai Indrayanti. Desa Tepus - Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta 
Kesan :

Yep! Foto ini diambil dari atas bukit bagian timurnya pantai Indrayanti. Coba tengok, walaupun pantainya bersebelahan, tapi jumlah kumpulan manusianya jauh berbeda. Yang satu super ramai dan yang satu malah sepi. Padahal kalau dilihat-lihat, prototipenya ga jauh beda. Mungkin akses daratnya kali yang agak susah (kurang tau juga sih, karena aku ga turun ke pantai ini).


What I found :

Sama seperti pantai Indrayanti. Ada pasir putih dan bebukitan yang bisa dinaiki.


14. PANTAI POK TUNGGAL



Lokasi :
Koordinat GPS: S8°9'20" E110°37'17" Lokasi : Desa Tepus - Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.
Kesan :

Dibanding pantai-pantai lain, akses ke pantai ini bisa dibilang cukup "hmm". Lebih sempit dan kalau tidak salah ga diaspal. Tapi worth it untuk ditempuh kok! Aku nyampe sini pas udah sore, jadi pantainya udah mulai surut (bisa dilihat dari foto diatas). Pantainya luas banget. Seru buat acara keluarga-keluarga kecil (ala-ala Return of Superman gitu ^^). 

Karena pantainya lagi surut, jadi bisa keliatan kalo sebenarnya tekstur pasir dan batu-batu kecil tempat kita berpijak di pantainya itu ga rata. Didekat bebukitan yang ada di foto kedua itu, banyak cekungan-cekungan mulai dari yang dangkal sampai yang selutut. Jadi hati-hati kalo bawa anak kecil bisa kecebur di cekungannya. BTW di cekungan itu banyak ikan-ikan kecil plus bintang laut juga :)

Oiya satu lagi. (Sepertinya ini berlaku untuk semua pantai disini). Meskipun sore dikatakan adalah waktu surutnya pantai, tapi harus siap siaga dengan serangan ombak besar yang tiba-tiba datang (serius!). Serangan ombaknya ini datang episodik, hanya sebentar, tapi sekali datang itu gede bangett. Kalo lagi sial bisa langsung basah sampai ke pinggang :0


What I found :

1. Pantai yang luass
2. Ada bukit yang bisa dinaiki juga
3. Bebatuan kecil-besar
4. Pasir putih yang bikin kaki tenggelam

15. PANTAI SIUNG



Lokasi :
Koordinat GPS: S8°10'55" E110°40'58" Lokasi : Desa Purwodadi - Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.
Kesan :

Dari 15 pantai yang aku kunjungi selama dua hari perjalanan ini, pantai Siung adalah penutup yang L-U-A-R-B-I-A-S-A. Di pantai ini ada bebatuan yang lebih banyak. Prototipenya mungkin sama dengan pantai lainnya. Yang bikin excited itu adalah saat kalian naik ke bukitnya, dan ngeliat pemandangan yang ada dari puncak bukit tersebut (terutama pemandangan disebelah kiri/timur). Sayang banget waktu nyampe di puncak udah mulai magrib, dieksaserbasi dengan kemampuan kamera HP yang tidak mumpuni disaat gelap, jadi hasil fotonya kurang bagus. But seriously pemandangan dari puncak bukitnya itu so hard to move on :") extremely mashaAllah :") 
Oiya, dipuncak bukit itu lebar jalannya cuma sekitar 1 meter plus anginnya lumayan kencang. Jadi harus hati-hati :o



What I found :

1. Struktur pantai yang terlihat cukup berbeda dari pantai sebelumnya
2. Pasir putih
3. Banyak bebatuan
4. Ada bukit yang bisa dinaiki dan memang harus dinaiki! Sayang banget kalau ke pantai Siung tapi ga naik ke puncak bukitnya :0


............................................................................................................

Akhirnya tulisan ini selesai jugaa. Overall dari lima belas pantai yang sudah aku kunjungi dan review disini, it'll be better kalo aku memberi rating, mana pantai-pantai yang lebih wajib dikunjungi. IMHO ini pantai-pantai terbaik :D
1. Pantai SIUNG
2. Pantai NGOBARAN
3. Pantai KUKUP
4. Pantai POK TUNGGAL

Postingan ini memang baru membahas 15 dari 48 pantai yang ada di Gunung Kidul, but semoga ini bisa bermanfaat bagi siapapun yang membutuhkan. Kalau ada tanggapan, jangan sungkan-sungkan memanfaatkan kolom komentar down below :))

Saturday, September 10, 2016

[TRAVELLING] Jenesys 2012 Day 1 - First Breath in Japan!!


Setelah kira-kira 4 tahun dianggurin, akhirnya tulisan ini jadi juga!

--- buat yang belum baca prolognya, bisa lihat disini :D ---


SENIN, 25 Juni 2012 (at night)

Jika bisa dikata, ini adalah malam paling excited, paling deg-degan, paling bahagia, paling luar biasa sepanjang hidup 17 tahun! Sebenarnya, saat-saat menuju mimpi menjadi kenyataan itu jauh lebih bikin aritmia daripada mimpi yang sudah jadi nyata itu sendiri! You cant stop thinking, "apa yang akan terjadi selanjutnya?" "bagaimana rasanya jika nanti sudah naik pesawat?" "bagaimana rasanya mendarat di negeri orang?" "am I really going to die in happiness jika sudah sampai nanti?"

Jadi, sekitar pukul 7 malam, kami off to Soetta dari Hotel Sultan. Sampai di bandara, mengurus segala macam hal yang bisa dikatakan rempong (maklum baru pertama kali go abroad wkwk). Perjalanan malam ini akan disponsori oleh Japan Airlines (JAL 726). Setelah semua urusan selesai, akhirnya kami bisa duduk di ruang tunggu sekitar pukul 9. Ini adalah momen menunggu yang paling tidak membosankan! Sampai akhirnya sekitar pukul 10, panggilan dari pengeras suara itu terdengar..

.........


Ini diaaa penampakan interior pesawatnya! Akhirnya satu dari sekian banyak pertanyaan beberapa jam yang lalu terjawab juga. Rasanya setelah berada di pesawat? Nano-nano! Untuk pertama kalinya, saat naik pesawat, ga akan mendarat di Padang or Jakarta or anywhere in Indonesia. Untuk pertama kalinya bakal berada di udara sekitar 6-7 jam. Untuk pertama kalinya, akan berpisah dengan keluarga dan teman-teman sejauh ini! Rasanya luar biasa, meskipun ada nol koma sekian persen rasa homesick :")

Dan begitulah ini semua bermula... pesawat ini akhirnya take off.. dan....


SELASA, 26 Juni 2012

Belum mendarat. Masih di pesawat. Ngeliat ke jendela, wah udah terang! Liat jam tangan, jam setengah tiga! Gilak cepat amat paginya! Tapi sesaat kemudian baru nyadar, jam tangannya belum disetel buat dicepatin dua jam (Jepang : GMT+9). Oke, berarti sekarang jam setengah lima. Setengah lima udah terang-benderang? Oiya lupa, sekarang lagi summer --"

Finally, selembar handuk hangat untuk me-lap wajah dan seporsi sarapan datang --> roti, omelet, beserta hiasan-hiasannya (read: salad yang super banyak). Terus nyobain ke toiletnya, dan pertama kali kenalan dengan yang namanya "Vacant" dan "Occupied". Kalo status di pintunya "Vacant" berarti toiletnya lagi kosong and you can go in. Toiletnya mini dan of course bersih! Ada bunyi flush yang keras juga, untuk menyamarkan bunyi-bunyi yang 'tidak diinginkan' :D 

Setelah beberapa menit-jam lamanya ngobrol dan bergosip sama teman se-seat (Asad, anak MTsN baru tamat, dari Sulawesi), akhirnya monitor yang ada di depan menunjukkan kalo kami sebentar lagi akan landing. Ochiai-san juga bilang "itu di jendela gunung fujinya sudah kelihatan". :D Then, terdengar suara pramugari bilang 'fasten your seatbelt etc..', karena sebentar lagi benar-benar akan mendarat.......

..........

dan akhirnya.. wuuuuusssss.......... berjalan juga pesawat ini diatas aspal bandara Narita. Ini dia my really first sight of Japan (and still cant believe I'm finally here)..


Keluar dari pesawat, kami naik semacam kereta mini gitu buat ke gedung yang satunya lagi. Akhirnya sampai di bagian imigrasi dan proses pengecekan pun dimulai. Petugasnya? RAMAH banget! Gak kayak di *tiiiiit*. Ini dia penampakan bandaranyaa :



Di pintu keluar bandara, kami bertemu supervisor dari pihak Jepang, namanya Kuswan-san dan Mabuchi-san. Mereka bisa bahasa Indonesia! Yang Mabuchi-san bahasa Indonesianya masih ada logat kejepangannya gitu, but Kuswan-san fasih banget. Akhirnya aku puji dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar "Bahasa Indonesia bapak lancar sekali ya", dan bapaknya jawab "Saya kan orang Indonesia, tapi sudah 15 tahun disini." (dan baru nyadar nama si bapak emang nama orang Indonesia --')

Dan kami (aku dan kak Aisyah, yang lain lagi pada ke toilet) cuma bisa bilang 'wow'. Ternyata bapaknya dulu kuliah di UGM dan di tahun pertama kuliah, bapaknya lulus beasiswa Monbu dan finally pindah kuliah di Jepang, lalu kerja, sampaai sekarang. Kalau tidak salah, istrinya juga di Jepang (istrinya orang Jepang) but anak-anaknya tetap di Indonesia, dan bapaknya pulang ke Indo kira-kira 4x setahun :o

Setelah percakapan yang luar biasa, kami masuk ke bus, siap buat berangkat ke Tokyo (FYI Narita itu bukan berada di Tokyo. Kayak Soetta lah, yang gak di Jakarta but Tangerang). Ini diaa, jarak Narita ke Tokyo sekitar 40 km :D



Sepanjang perjalanan ke Tokyo, Pak Kuswan cerita banyak hal mengenai Jepang. Aku sesekali mendengarkan. Bukan karena bermaksud tidak sopan, tapi karena sibuk sightseeing, and one more time, busy asking myself "ini aku beneran di Jepang?? Lagi di daratan yang sama dengan artis-artis tampan yang biasanya cuma bisa dilihat di laptop itu?? Lagi tidak berada di Indonesia??". 

You may say I'm exaggerating but that's nothing but true! Ini sedikit cuplikan perjalanan dari Narita ke Tokyo :




Foto yang pertama itu keliatannya gak penting banget, tapi melalui foto itu aku ingin melihatkan bahwa Jepang memang sebersih itu! Foto yang kedua itu sering banget aku lihat di drama/film Jepang. Foto yang ketiga itu adalah Skytree Tower! Jadi (di tahun 2012 itu) tower ini masih lumayan baru dan dia lebih tinggi dari Tokyo Tower :))

Akhirnya sampai di Tokyo Dome Hotel! Hotelnya ini lokasinya di kawasan Tokyo Dome. Kayak Ancol gitu, wahana besar plus ada hotelnya. Ini diaaa :



Aku kebagian nginep di lantai 14, bareng Mayang (setahun lebih muda, dari Banten). Kami bakal istirahat dulu sampai kira-kira jam dua nanti, karena jam setengah tiga bakal ada orientasi pertama di Zensuido Kaikan. Jadi, kegiatan selama istirahat? Yang pasti gak tidur dan memang gak bisa tidur *sakingbahagianya :"D Beres-beres, mandi, makan, ngeliatin pemandangan dari jendela, mampir ke kamar yang lain, ngobrol, dan kegiatan-kegiatan lain yang tak perlu di mention disini.





Foto pertama itu adalah makanan pertama di Jepang! Masih makanan Indonesia :) Makannya sambil duduk dekat jendela, ngeliatin pemandangan yang ada di foto kedua. Jalanannya bisa dibilang sepi dan mirip lintasan tamiya! Teratur banget jalan mobilnya, kayak udah tau di lajur mana dia harus berada! Foto ketiga adalah kamar mandi kamarku, gak pernting juga sih, ya? Tapi aku mau melihatkan sesuatu disitu. Toilet dengan beragam tombol! Ada tombol buat ngeluarin air dan segala macam. Toilet elektronik gitu :D (zoom aja gambarnya kalo kurang jelas)

Akhirnya jam dua datang juga. Head to Zensuido Kaikan. Kami kesana jalan kaki sekitar 15-20 menit. Aku (dulu) bukan orang yang hobi jalan kaki, tapi jalan kaki disini gak kerasa capeknya. Satu, karena (tidak bisa dipungkiri) faktor psikologis --> lagi di Jepang! Kedua, karena memang fasilitas umum buat jalan kakinya itu memadai. Jadi ada jalan khusus buat pejalan kaki dan pengguna sepeda yang cukup lebar dan lebih manusiawi daripada di *tiiiit*

Ini dia gedung Zensuido Kaikan-nyaa, tempat kami bakal orientasi..


Ini pihak JICE (Japan International Cooperation Center) yang lagi mempersiapkan buat orientasi.. 


Sebenarnya kami udah beberapa kali orientasi dan penjelasan ini-itu waktu 3 hari di Jakarta, sebelum berangkat ke Jepang kemaren. Jadi yang sekarang ini lanjutannya gitu. Selesai orientasi kira-kira jam 4. Selepas jam 4? Bisa dibilang kami bebas, karena satu-satunya jadwal yang tersisa adalah makan malam jam 17.30 dan absensi jam 22.00. Pulang orientasi, kami main di Tokyo Dome City yang luasnya m.a.s.h.a.A.l.l.a.h




Lalu dinner di The City Buffet (masih di kawasan Tokyo Dome City)



Di The City Buffet, di sebuah meja bundar yang diokupasi oleh aku, Desi (sesama Sumbar), dan Sheila (dari Jogja), kami merumuskan akan dibawa kemana kami semua ini pasca dinner. Sheila pengen ke Tokyo Tower, dan kami langsung setuju! Lalu tiba-tiba Danyel datang nanyain "Lu pada mau ke Shibuya gak?" Kami juga pengen dan setuju! Akhirnya perundingan oleh 4 manusia ini membuahkan hasil. Malam ini kami akan nongki ke Shibuya. Sekarang masalahnya satu, kami dibolehin pergi kemanapun asal tau jalan. Entah kenapa waktu itu kami sok tahu kalo bakal nemuin jalan menuju Shibuya. Lalu diumumkanlah ke seantero Nara (oiya grup kami namanya "Nara" --> karena kami bakal homestay bareng hostfam di prefektur Nara) kalo kita bakal main ke Shibuya. Siapa tau ada shooting Fast&Furious lanjutan disitu :D

Setelah balik ke hotel untuk mengambil apa yang ingin diambil, kami bertolak ke stasiun. Dari informasi yang kami dapat, kami harus ke stasiun Suidobashi. Berjalanlah anak-anak Nara dengan "dipimpin" oleh kami berempat yang sok tau. Tapi karena takut nyasar, setelah saling tolak-menolak, akhirnya aku memutuskan untuk bertanya kepada salah satu onee-san yang juga lagi jalan kaki searah dengan kami, dengan bahasa Jepang yang patah-patah dicampur bahasa Inggris yang dibuat sesederhana mungkin agar si onee-san mengerti.

Daaaann.. berkenalan plus ngobrol lah kami. Namanya Yuki-san. Umurnya 22 tahun dan dia baru pulang kerja. Rumahnya di kawasan Shibuya dan kami bakal pergi bareng dia ke Shibuya. Sampai di stasiun, dia yang mesanin tiket kereta kami pake mesin. Berangkatlah kami dengan tour guide dadakan yang superr baik dan ramaah :)



Sampai di Shibuyaa. Aku menanyakan padanya, kereta terakhir nanti jam berapa, dan stasiun apa saja yang harus kami lewati, dan tidak lupa bertukaran email :) Foto dibawah ini adalah Yuki-san yang sedang menuliskan rute stasiun yang harus kami lalui untuk pulang nanti beserta estimasi waktunya..


Foto terakhir bareng Yuki-san :')


Dan ini dia.. Shibuyaaaa.... :D 

Apa yang kami lakukan disini? Jalan kesana-sini, masuk mal sana sini, foto apapun yang bisa difoto, yang cowok-cowok ada yang minta foto bareng oneesan-oneesan cantik yang lagi lewat, layaknya turis (alay) lah pokoknya :D






Waktu jua yang memutuskan kebahagiaan. Kami harus segera balik ke hotel sebelum jadwal kereta berakhir. Dan kami baru nyadar kalo tadi kami ga nanya gimana cara make mesin tiket kereta ke Yuki-san, dan akhirnyaa.. kami kembali menggaet seorang tak dikenal untuk membantu memesankan tiket, seorang onee-san jugaa..



Dengan berpulangnya kami kembali ke hotel, maka selesailah petualangan pertama di negeri matahari terbit ini. Pulang ke hotel langsung tepar dan tidur? Tidak boleh. Itu namanya menyia-nyiakan rezeki yang telah diberikan ---> manfaatkan wifi gratis nan super-duper kencang buat ngasitau kabar dan update di medsos :P


ALHAMDULILLAH.

HARI PERTAMA YANG LUAR BIASAAA..!

(to be continued....)
_______________________________________________________________

"Maka nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang kamu dustakan..?"

Monday, August 8, 2016

[TRAVELLING] Pesona Pantai Gunung Kidul: Couldn't Ask for More! (Part 1/2)

Welcome, beach lovers! Beach maniac! Beach enthusiast! :D

Jika kamu akhirnya menemukan dan membaca post ini, maka bisa dipastikan 90% kamu adalah satu dari kategori dibawah ini :

1. Pendatang baru (bukan warga DIY) yang sedang mencari destinasi wisata ter-stunning di Jogja. 
2. Warga DIY yang merasa kurang piknik dan ingin mencari tempat wisata yang reach-able dan ramah dompet.
3. Maniak pantai yang ingin menjejakkan kakinya di semua pantai di dunia.
4. Travel Blogger yang ingin mencari destinasi wisata baru untuk mengisi blognya.
5. Anak sekolah yang sedang mendapat tugas dari guru untuk mencari tempat-tempat wisata yang bagus di Indonesia, buat karangan, lalu ceritakan di depan kelas. 

Baiklah. Siapapun kamu, semoga ini bisa menjadi post yang informatif untukmu.


:)


Jadi sebelumnya pengenalan dulu nih. Gunung Kidul termasuk 3 dari 4 kabupaten di DIY yang memilki pantai. Dua kabupaten lainnya yaitu Kulonprogo dan Bantul. Untuk memudahkan kamu memahami, bisa dilihat di peta sederhana ini :




Post ini akan membahas betapa luar biasa indahnya pantai-pantai yang ada di Gunung Kidul. Lalu bagaimana dengan pantai yang ada di dua kabupaten lainnya? Sayangnya aku belum sempat menjejakkan kaki disana, tapi menurut berbagai sumber dari para travel bloggers, pantai di dua kabupaten ini juga tidak kalah stunning-nya, misalnya saja Pantai Glagah di Kulonprogo dengan deretan batu-batu yang berjejer dipingir pantai :




Amazing! Isn't it? :) Sebelum membahas satu persatu pantai yang ada di Gunung Kidul ini, perlu kuberitahu bahwa sebenarnya pantai di Gunung Kidul itu ada banyaaaaaaaaak sekali. Menurut sumber yang aku dapat dari https://www.google.com/maps/d/u/0/viewer?mid=1LbWzqWYQoI7oedTyoc4MR5N5lSg&hl=en_US

untuk kabupaten Gunung Kidul saja ada 48 pantai yang masing-masingnya dibatasi oleh berbagai bukit! Due to waktu yang tidak memadai dan kulit yang mulai 'mengemis' (read: tanning) akhirnya aku hanya bisa mengunjungi 15 pantai dan itupun memakan waktu dua hari! 

Berencana ingin mengunjungi semuanya dalam waktu yang sesingkat-singkatnya? Impossible! Karena :
1. Jarak antara lokasi satu pantai dengan pantai lainnya itu "berjauhan". Kenapa diberi tanda kutip? Karena sebenarnya para pantai itu bertetangga! Namun karena masing-masing pantai itu dibatasi oleh bukit, dibumbui oleh jalur darat yang tidak friendly (naik-turun, berkelok-kelok, bahkan dibeberapa titik ada jurang dipinggirnya) akhirnya jadi terasa jauh :0
2. "Kita datangi semua pantainya, pas nyampe foto-foto aja sebentar, lalu langsung tancap ke pantai berikutnya." ---> are you sure? Gak tergoda sama sekali untuk main air? Atau berfoto dibalik/diatas susunan bebatuan pantai? 

Hmm.. sepertinya terlalu banyak intro. But I feel it's pretty important bcos kita perlu mengetahui keadaannya secara umum dulu, baru setelah itu membahasnya lebih detail, ya gak sih? Hehe. Tanpa memperpanjang paragraf lagi, ini dia 15 pantai yang akan aku paparkan inner and outer beauty-nya, berurut dari pantai paling barat ke pantai paling timur :)


1. PANTAI NGUYAHAN






Lokasi :

Koordinat GPS: S8°7'7" E 110°30'11" Lokasi: Desa Kanigoro - Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta masih dalam satu kawasan dengan Pantai Ngobaran dan Ngrenehan 
(semua data "lokasi" untuk 15 pantai diambil dari --> http://pantaijungwok.blogspot.co.id/2016/01/peta-pantai-gunung-kidul-panduan-menuju.html )

Kesan :

IMHO ini adalah salah satu pantai yang paling berkesan, karena coba kalian bayangkan, setelah menempuh perjalanan sekian kilometer mendaki-menuruni bukit, sepanjang mata yang terlihat hanya hutan, serta didampingi jurang dibeberapa titik, lalu akhirnya kalian tiba disuatu tanjakan dan saat berada di puncaknya yang terlihat tak lagi jalan berhutan namun lingkaran air berwarna biru muda serta ombak yang saling bersahutan, rasanya excited luar biasa! All the struggle has paid off! Pantainya luar biasa cantik jika dilihat dari puncak tanjakan tsb! :D

What I found :

1. Pasir putih --> hampir semua pantai di gunung kidul memiliki pasir putih
2. Deretan bebatuan kecil-besar serta goa kecil seperti yang ada di foto
3. Pantainya tampak dikelola dengan baik, karena letak payung-payung santai dan kedai makanannya tertata rapi.

2. PANTAI NGOBARAN





Lokasi :

Koordinat GPS: S8°7'9" E110°30'16" Lokasi: Desa Kanigoro - Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta

Kesan :

IMHO pantai ini BAGUUUUUUUUSS BANGEEEETT huhuhu. Di foto yang pertama kalian akan melihat tangga penurunan ke bawah. Yap! Jadi saat nyampe di lokasi pantai ini, kalian hanya akan menemukan semacam candi kecil gitu, karena sebenernya kita berada diatas pantainya. Untuk melihat pantainya kita harus menuruni tangga itu. Oiya, turun tangganya kudu hati-hati karena tidak ada pegangan dan ada beberapa pijakan yang sempit :o

What I found :

1. Semacam candi kecil-kecil gitu, jadi kalian bisa berfoto disitu dan ngaku-ngaku kalo kalian abis dari Bali :D
2. Bebatuan besar serta tentu saja air laut biru muda yang jernih
3. (kalau tidak salah) tidak ada pasir, jadi pantainya memang untuk sightseeing aja.

3. PANTAI NGRENEHAN




Lokasi :

Koordinat GPS: S8°7'16" E110°30'51" Lokasi : Desa Kanigoro - Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta

Kesan :

Begitu tiba di lokasi pantai ini, hidung kita akan mulai "bekerja lebih aktif dari sebelumnya" (read: bau amis). Yap! Kalian akan menemukan banyak perahu nelayan, serta berbagai hidangan laut yang dijual mentah dan juga yang telah dimasak. Tapi baunya gak terlalu mengganggu kok, kecuali yang hidungnya supersensitif. 'Dekorasi' pantainya mirip pantai Nguyahan, dengan pasir putih dan bebatuan. 

What I found :
1. Banyak perahu nelayan dan makanan laut yang dijual mentah maupun matang.
2. Pasir putih.
3. Bebatuan kecil-besar

4. PANTAI BARON


Lokasi :
Koordinat GPS: S8°7'54" E110°32'52" Lokasi : Desa Kemadang - Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. 

Kesan :
Unfortunately, I'm a lil bit disappointed karena tampaknya pantai ini  kurang tertata dengan baik. Pengunjung pantai ini jauuuuuuh lebih banyak dari 3 pantai sebelumnya. Para pedagang bebas berjualan dimanapun (tidak terlalu terpusat di satu tempat). Diperparah dengan sampah yang berceceran di banyak tempat :(

What I found :
1. Pantainya jauh lebih luas dari pantai sebelumnya.
2. Pasirnya kecoklatan
3. Banyak perahu nelayan dan ada hidangan laut juga
4. Kedai-kedainya jauh lebih banyak, lebih mirip pasar
3. Banyak sampah :(

5. PANTAI KUKUP






Lokasi :
Koordinat GPS: 8°8'1"S 110°33'15"E Lokasi : Desa Kemadang - Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.

Kesan :
Pantainya B-A-G-U-S-B-G-T ! Yang unik dari pantai ini yaitu ada satu bukit yang letaknya terpisah dari bukit lain, dan kita bisa ke bukit ini lewat jembatan yang ada (lihat di foto ke-2). Gambar pertama adalah pantai disisi kanan/barat dari bukit kecil itu, dan gambar ketiga adalah disisi kiri/timurnya. Kering ya pantainya? Iya soalnya nyampe sini udah sore, sekitar jam 4 lewat. Kata penduduk disini pantainya memang mulai surut saat menjelang sore, kemudian paginya kembali pasang. 

What I found :
1. Pantainya luaaas
2. Ada bukit kecil serta jembatan yang mempercantik pantainya :)
3. Pasirnya gak terlalu putih
4. Bersih. Tampaknya cukup terkelola dengan baik.

6. PANTAI SEPANJANG



Lokasi :
Koordinat GPS: S8°8'12" E110°34'0" Lokasi : Desa Kemadang - Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.

Kesan :
Sesuai dengan namanya, S-E-P-A-N-J-A-N-G jalan kenangan :D Pantainya memanjang panjaaaang banget. Foto pertama diambil saat sore, sekitar jam lima, dan foto kedua diambil saat pagi. *Lho? Yeah, aku menginap di penginapan yang ada di pantai ini :) Why? Karena sudah sore menjelang maghrib, sudah lapar, sudah lelah, sudah tanning juga, akhirnya memutuskan untuk makan di satu kedai yang merangkap penginapan yang ada di puncak bukit. Thats why, fotonya diambil dari atas. 
Oh iya, lihat kan? Saat sore lautnya surut, dan di pagi hari kembali pasang.

What I found :
1. Pantai yang supeeeeeer panjang
2. Tampaknya terkelola dengan baik, karena overall bersih dan lokasi kedai-kedai makanannya teratur.
3. Pasir putih lembut, bikin kaki tenggelam :D
4. Ada bebatuan juga disebelah timur pantai
5. Kalau pagi s/d permulaan siang saat laut mulai pasang, ombaknya mulai gede, jadi kalau main air jangan kejauhan  --> sepertinya ini berlaku untuk semua pantai didaerah ini

_____________________________________________________________________________

hmm..
*tiredalready

Fine. Post ini sudah membahas pengenalan secara umum tentang pantai di Gunung Kidul serta membahas 6 pantai lebih detail. 9 pantai berikutnya akan dibahas di part 2. So, stay tune! :)