Showing posts with label Review. Show all posts
Showing posts with label Review. Show all posts

Sunday, October 2, 2016

[REVIEW] Movie: Train To Busan (2016)



This is my very first movie-review and I'm so much excited yet nervous at the same time! Ini film yang lagi booming banget, ditonton oleh banyak orang, dan banyak muncul di timeline Path. Sebenarnya film ini sudah tayang bulan Juli lalu di Korea tapi sepertinya di Indonesia film ini masih cukup baru. Ini dia profil singkat tentang filmnya yang aku sadur dari Wikipedia :




1. Kesan pertama saat mengetahui judul dan melihat posternya?


Judulnya adalah Train To Busan, jadi yang terlintas dipikiranku adalah sepertinya ini film tentang perjalanan. Atau film sejenisnya yang sama sekali tidak ada unsur thrillernya. Tapi pas liat posternya, baru nampak kalo sepertinya film ini cukup menegangkan. Di posternya terlihat para aktornya sedang berlari panik dengan latar belakang yang so chaos :o Ditambah dengan spoiler-an dari seorang teman yang mengatakan bahwa ini adalah film zombie. Oke, secara umum aku sudah dapat gambaran mengenai filmnya. Sepertinya ini bukan film yang 'ringan'. 


2. Kesan keseluruhan saat dan setelah menonton filmnya?


Mau tau bagaimana aku menonton film ini? Gak di bioskop sih. Soalnya di bioskop sini filmnya belum tayang (atau emang ga ada, entahlah). Aku nonton sendirian di kamar dengan lampu dimatikan, volume dikeraskan, start jam 7 malam. Suasana yang sangat mendukung buat nonton film-film thriller dan sejenisnya.


Apa yang terjadi selama aku menonton? Awalnya standar. Menonton dengan serius. Lalu ada beberapa adegan yang bikin senyum sendiri. Ada yang bikin terharu. Ada yang bikin sedih. Ada yang bikin aku bisa dikatain gila karena nendang-nendang dinding saking geramnya. Ada yang bikin tertohok. Dan finally, bikin nangis (eh, spoiler)


Kesan setelah menonton? Jika harus memberi rating 1-10, I'd love to give 11/10 karena memang filmnya ini bagus banget! Nanti akan dijabarkan secara rinci komponen-komponen yang membuat film ini patut diajungi 20 jari.


Perasaan setelah menonton? Maaf kalo spoiler (lagi), tapi filmnya sad ending :" soo.. gimana perasaan setelah menonton? Bisa ditebak sendiri lah ya.


3. Karakter para aktornya (aktor utama) :




--> Gong Yoo (as Seok Woo) & Kim Su An (as Soo An)


Mereka adalah tokoh paling utama di film ini. Disini Gong Yoo memerankan karakter seorang ayah yang sibuk dengan pekerjaan dan tidak terlalu dekat dengan keluarganya. Dia sudah berpisah dengan istrinya, namun anak dan ibunya masih tinggal bersamanya. Sehari sebelum anaknya (Soo An) ulang tahun, ia memberikan sebuah kado yang sayangnya (saking tidak pedulinya) adalah kado yang sama persis seperti ulang tahun yang sebelumnya. Soo An hanya terdiam dan meminta kado lain --> berangkat ke Busan untuk bertemu ibunya. Seok Woo pada akhirnya setuju dan mereka berangkat ke Busan esok dini hari. 


--> Ma Dong Seok (as Sang Hwa) & Jung Yu Mi (as Sun Kyung)

Sang Hwa berangkat bersama istrinya (Sun Kyung) yang sedang hamil ke Busan, di kereta yang sama dengan Seok Woo dan Soo An. Disini tidak begitu dijelaskan alasan mereka pergi ke Busan. Scene pertama mereka adalah saat Sang Hwa sedang menunggu istrinya yang sedang berada di dalam toilet. 

--> Choi Woo Shik (as Young Gook) & Ahn So Hee (as Jin Hee)

Young Gook bersama teman-teman dan guru sekolahnya sepertinya berangkat ke Busan untuk mengikuti suatu pertandingan olahraga, terlihat dari seragam yang mereka pakai. Jin Hee baru datang kemudian dan segera duduk disamping Young Gook, sepertinya mereka saling suka. 

--> Kim Eui Sung (as Yong Suk)

Ha! Ini dia tokoh antagonisnya. Si bapak ini berangkat ke Busan untuk menemui ibunya. Kenapa dikatakan antagonis? Karena di sepanjang film ini dia berperan sebagai seseorang yang egois, hanya mementingkan diri sendiri, dan dengan sukarela mengorbankan orang lain demi keselamatan dirinya sendiri :o Aktingnya disepanjang film ini dijamin bakal bikin kamu geram luar biasa!

4. Akting para aktor secara keseluruhan?

9,5 out of 10! Tapi khusus untuk Gong Yoo dan Su An aku bakal kasih 10/10! Semua aktornya mampu membawakan film ini dengan begitu baik. Terutama Gong Yoo dan Soo An. Yang aku tahu selama ini Gong Yoo hampir selalu membawakan karakter seorang lelaki single yang penuh pesona. Ini pertama kalinya aku melihat dia berperan sebagai seorang ayah (dengan segala pengorbanan yang ia lakukan demi keselamatan anaknya) dan ia memerankannya dengan luar biasa! Mereka berdua mampu menyampaikan cerita dan mengaduk emosi dengan baik :")

5. Jalan cerita secara keseluruhan?



Film ini bergenre thriller. Menceritakan tentang virus zombie yang menyerang penduduk Korea Selatan, dan (kebetulan) satu-satunya kota yang masih aman untuk dituju adalah Busan. Perjalanan kereta ini ke Busan akan begitu damai kalau saja sang petugas stasiun tidak lengah dan membiarkan seorang perempuan yang telah terinfeksi masuk ke kereta. Pada awalnya perempuan ini masih berada dalam fase prodromal (gejala patognomonik zombie nya belum terlihat, dia masih dalam keadaan sadar). Namun beberapa saat kemudian, ia mulai kejang-kejang dan menyerang seorang petugas kereta yang berniat menolongnya. Dan begitulah cerita ini berjalan, semakin banyak penumpang kereta yang terserang dan berubah menjadi zombie, yang membuat para penumpang yang masih selamat semakin terpojok.

Cerita mengenai zombie-nya mungkin terdengar klasik. Namun cerita yang sesungguhnya, yang mampu membuat geram dan mengaduk perasaan itu justru berasal dari kehidupan dan perjuangan para aktor utama tadi untuk menyelamatkan diri :o

6. Editing film secara keseluruhan?

Sesuai ekspektasi. Editingnya bagus dan tentu saja terlihat nyata, tapi tidak bisa dibilang sempurna juga. Bisalah diberi 9,8 out of 10 :)

7. Pesan yang dapat diambil?

Ada banyak pelajaran yang bisa diambil dari film ini. Tentang menetapkan prioritas, yang seharusnya menetapkan posisi keluarga lebih tinggi dari pekerjaan. Tentang sifat asli manusia yang muncul disaat nalurinya untuk bertahan hidup digenjot habis-habisan. Tentang perjuangan yang tidak semuanya berujung sesuai harapan. Tentang pengorbanan demi keselamatan seseorang yang dicinta. Tentang kehilangan dan ketegaran untuk tetap bertahan dan melanjutkan kehidupan.

dan.. masih banyak lagi.

8. Kata terakhir?

This movie is so much worth to watch! I strongly recommend this one. Jangan sungkan untuk berbagi pengalaman in comment section down below :)





This entry was posted in

Wednesday, September 28, 2016

[REVIEW] Tes Kepribadian dan Penentuan Bakat di Youthmanual !~


Beberapa minggu yang lalu, disaat lagi ngutak-atik gadget, ga sengaja nemu OA Line yang nge-promote buat ikut semacam acaranya Youthmanual gitu, sama ikut tes juga untuk tau kepribadian dan bakat kita. Mumpung si OA Line langsung ngasih link ke web-nya, jadi cuss langsung nyobain.

Dan.

Tes nya banyak banget :D

Jadi secara keseluruhan ada tiga macam tes :
1. Tes Kepribadian 
2. Tes Minat
3. Tes Gaya Belajar

daan.. soal di masing-masing tes itu ada banyaak. Sebenarnya sih ini bagus, karena makin banyak soal, makin banyak parameter yang jadi acuan, dan kemungkinan valid makin besar.

Sebenarnya aku awalnya cuma mau ikut tes kepribadiannya aja, karena aku sudah kuliah (tahun akhir!) dan sudah jatuh cinta dengan apa yang dijalani saat ini. But i ended up ikut ketiga-tiganya karena "yaudahlah, tanggung, coba aja semuanya" :D

Jadi, bagaimana hasilnya? Worth it gak sih?
Jika harus dihitung skala 1-10, I'd love to give 9.5 ! :))

(+) Soalnya banyak banget. Jadinya validitasnya juga lebih baik.
(+) Websitenya terlihat professional
(+) Sangat dianjurkan untuk anak-anak SMA yang masih bingung mau lanjut kuliah dimana
(+) Juga dianjurkan buat kamu yang suka evaluasi diri, mencari tahu potensi positif dan energi negatif yang harus segera dibuang.
(+) GRATIS

Buat yang penasaran, ini link nyaa --> Youthmanual
Ini link buat kamu yang pengen tahu lebih jauh apa itu Youthmanual --> Tentang Youthmanual
Selamat mencobaaa :D

Buat yang pengen tahu hasilnya itu nanti bakal kayak gimana, bisa lihat gambar screenshot-an dibawah ini :












This entry was posted in

Sunday, September 11, 2016

[REVIEW] Pick Up Lines from "Mahasiswa 1/2 Dewa" !


Ket :
Orange --> Buku 1  &  Hijau --> Buku 2


Aku termasuk golongan orang-orang yang mager beli buku bertajuk motivasi atau penyemangat atau apapun itu, you name it. But, pada akhirnya buku ini ada di kantong belanja sepulang dari gramedi*. Satu-satunya alasan aku membelinya adalah karena pengarangnya adalah sesosok "S.Ked" dan seniorku pula, dan senior se-dosen PA pula (yang ini sih gak ada hubungannya). Lha, terus apa pentingnya kalau penulisnya S.Ked? dan FK Unand pula? Ya, tentu saja P-E-N-T-I-N-G, karena isinya pasti bakal lebih relevan dengan kehidupanku sehari-hari, apalagi si kakak dari FK Unand. 

TAPI, setelah selesai dibaca, aku berubah pikiran.

Buku ini cocok dibaca oleh soon-to-be-mahasiswa dan mahasiswa-on-progress jurusan apapun!

Awalnya pengen bikin sebuah resume atau review atau rangkuman atau semacamnya. But I changed my mind. Sulit melakukannya karena semua bagian didalam buku tersebut bermakna! Masing-masing bagiannya men-trigger secara spesifik reseptor-reseptor semangat didalam tubuh! Oleh sebab itu, here it is! I'll give you my version of "Mahasiswa 1/2 Dewa pick-up-lines" :)


......................................
......................................


"Kita gak harus milih. Tidak harus meninggalkan salah satunya buat bisa sukses di bidang tertentu. Kita bisa sukses dalam dua bidang itu. Serius. Bukti sederhana nih, ketika kita bernapas, apa kita berhenti melihat atau mendengar?"
(Buku 1 - Hal. xxvii)


"Satu-satunya solusi agar bisa bertahan adalah bikin tubuh kita terbiasa mengerjakan hal-hal tersebut tanpa harus menghentikan salah satunya. Awalnya memang nggak mudah, tapi yang namanya skills emang harus dilatih."
(Buku 1 - Hal. xxvii)


"Awal perjalanan menuju sukses adalah dengan melatih kemampuan kita satu-persatu hingga benar-benar mahir."
(Buku 1 - Hal. xxviii)


"....ternyata butuh proses dan pembiasaan."
(Buku 1 - Hal. xxix)


"Tugas kita sebagai manusia hanyalah memantaskan diri, melakukan upaya terbaik dengan terus menaruh harapan kepada Allah. Hasil akhir? Biarlah dia yang menentukan."
(Buku 1 - Hal. 17)


"Papa selalu mengingatkan kami, anak-anaknya untuk terus bersyukur terhadap nikmat dari Allah, walau kecil harus disyukuri dulu. Karena hal inilah yang akan memancing nikmat yang lebih besar lagi untuk datang."
(Buku 1 - Hal. 28)


"Proses ga bakal mengingkari hasil."
(Buku 1 - Hal. 33)


"Yang terpenting, jangan bandingkan kesuksesanmu dengan orang lain karena itu sungguh gak adil."
(Buku 1 - Hal. 33)


"Sukses adalah ketika kita menetapkan sebuah target kemudian melampauinya."
(Buku 1 - Hal. 34)


"Ternyata asal ada niat, usaha, doa, ridho orang tua, dan (yang pasti) izin Allah, nggak ada tuh yang mustahil!"
(Buku 1 - Hal. 38)


"Masa kuliah adalah masa paling potensial buat ngebentuk jati diri, buat tau siapa dan mau apa kita nantinya."
(Buku 1 - Hal. 113)


"Berkumpul bersama orang-orang se-visi adalah cara terbaik untuk mencapai keinginan bersama."
(Buku 1 - Hal. 113)


"If you can dream it, you can do it!"
(Buku 2 - Hal. xix)


"Mimpi hanya ada di dunia mimpi. Tugas saya adalah bangun dari tidur dan mulai membuat mimpi itu ada di dunia nyata."
(Buku 2 - Hal. 3)


"Memastikan diri kita akan tetap hidup dan terus bertahan.."
(Buku 2 - Hal. 4)


"Kalau kita gak bisa mendisiplinkan diri sendiri, bersiaplah. Dunia yang akan melakukannya kepada kita."
(Buku 2 - Hal. 15)


"Nggak ada yang peduli sama masa depan kita selain diri kita sendiri."
(Buku 2 - Hal. 16)


"Tugas pertama kita adalah mengalahkan diri kita, bukan orang lain. Artinya kita harus meraih target yang kita bikin, bukan membandingkannya dengan orang lain."
(Buku 2 - Hal. 24)


"Maut gak peduli dengan usia."
(Buku 2 - Hal. 30)


"Orang pintar adalah orang yang paling sering mengingat mati dan melakukan upaya terbaik untuk mempersiapkannya."
(Buku 2 - Hal. 30)


"Keluar dari zona nyaman!"
(Buku 2 - Hal. 65)


"Ini hanya masalah jam terbang. Semakin sering kamu berlatih, kamu akan semakin mahir."
(Buku 2 - Hal. 66)


"Minimal: Memimpin diri sendiri!"
(Buku 2 - Hal. 150)


"Everything you can imagine is real."
(Pablo Picasso)


"Travel while you're young and able. Don't worry about the money, just make it work. Experience is far more valuable than money will ever be."
(Anonim)


"The future belongs to those who prepare for it today."
(Malcolm X)


"A quitter never wins and a winner never quits!"
(Napoleon Hill)


...................................
...................................
This entry was posted in